Minggu, 15 November 2009

Kisah dua Hati


Ada sebentuk hati yang sudah terisi penuh oleh sebuah rasa Cinta yang begitu besarnya, hingga pada suatu hari sebentuk hati ini merasakah kebahagiaan yang berlebih-lebih, hingga tetesannya meluber dan tak terwadahi. Suatu ketika, tautan dua hati ini sering kali terhinggapi rasa saling Cemas yang teramat sangat, keduanya saling menyadari bahwa mereka tak bisa menahannya hingga waktu kebersamaan itu segera hadir dan saling memberikan luapan kasih sayang. Dalam perjalanannya menuju singgasana keromantisan, acap kali badai menerpa kedua hati. Mereka pontang panting, mencoba menahan debu yang sering mengaburkan pandangan mereka, bahkan dalam satu kesempatan satu hati kembali merasa terjatuh dan Sakit. Mereka saling mencintai dan saling melengkapi satu sama lain, lalu mengapa dua hati ini masih terpisah, akan kah takdir benar2 mempersatukan mereka dalam tautan Cinta sebenar yang penuh keridhoan dari sang pemilik cinta?? Hanya hati yang bersih yang akan bertahan, dan akan terus bertahan,,, Karena ini adalah kisahku, kisah hatiku dan hatinya,,,, Semoga Allah mendengar tiap derit tangisan kita karena memohon ingin segera di pertemukan dalam ikatan sebuah pernikahan yang penuh dengan keredhoanNya,,, Untuk sebuah harapan yang masih ada di ujung sana dan ujung jakarta sini,,,untukmu

Minggu, 30 Desember 2007

Akhirnya...Aku..Lulus....


Akhirnya aku di wisuda juga loh? Yang paling ingin aku ucapkan ribuan terima kasih adalah untuk orang yg berdiri di samping aku itu. Yap itu adalah ibundaku, dialah orang yg telah memusatkan seluruh perhatiannya hanya untuk kelulusanku. Makasih ya bundaku tercinta, meski dalam berbagai kesempatan aku sering kali membuatmu menitikan air mata, tapi dari lubuk hatiku yg terdalam aku ingin ucapkan...I..Love.. You....Mom... Aku tau engkau pastilah telah menggantungkan beberapa harapan2 terhadapku, namun sekali lagi maafkan anakmu jika nantinya aku akan mengecewakanmu... Kemarin adalah tanggal 29 Desember 2008 dimana hari yang bersejarah bagiku, karena akhirnya aku lulus juga dan sekarang aku memiliki gelar kesarjanaan tapi aku takut jika ilmu yang telah ku dapat akhirnya hanya sia2 saja. Tapi aku juga harus berbangga diri dengan gelar Sarjana Ekonomi Islam yang kini aku sandang, semoga saja menjadi perubahan dalam kehidupanku dan orang banyak Ammiiiiiiiiiii

Senin, 01 Oktober 2007

bunga untuk bundaku

Bunga Indah Utuk Wanita Mulia Yang Kusebut Ibu........


aku mungkin bukan seorang anak yang baik, tapi kadang kala aku merasa menjadi anak yang baik untuk ibuku. Meskipun sampai saat ini aku masih belum bisa mewujudkan impian2nya tapi setidaknya aku menorehkan hal yang baik untuk hidupnya. Keinginannya saat ini adalah memiliki kebun bunga sendiri, dia ingin sekali memiliki berbagai macam jenis tanaman bunga tapi favoritnya adalah bunga mawar. Entah kenapa karekternya pun hampir menyerupai bunga kesayangannya itu, kadang kala dia sangat lembut tapi dia juga sangat keras seperti kerasnya duri2 mawar kesayangannya. Bunda jikalau waktu itu kau tidak lahirkan aku, betapa aku sangat menyesal tidak memiliki ibu sepertimu, karena kau telah memilihku untuk menjadikan aku anakmu maka berikan aku kesempatan untuk membahagiakanmu dengan tenaga dan kemampuan yang ananda miliki saat ini. Bundaku yang kini sudah mulai terlihat keriput diwajahnya, biarlah anakmu ini menjadikan kau sebagai wanita paling bahagia diantara wanita2 lain karena kau memiliki aku dan aku akan selalu memberikan apa yang kiranya membuatmu bahagia jika memanga kehendakmu adalah kebahagiaanmu............

Be My Friend

Happy People