Kamis, 11 April 2013

# Poem 54


"Maaf Aku Rindu"

Poem by : Suly Bungsu Kasmaja

Maaf, akhir-akhir ini mendung terasa bergelayut
sehingga petir mudah meledak, sehingga gemuruh menyesak dada
ada bulir bening menelusur dari celak kelopak mata
terkadang menetes di atas sajadah, terkadang ter urai tanpa batas

ia bahkan seperti aliran sungai
menderas, kadang hingga tak terbendung

Maaf, akhir-akhir ini banyak tercipta kalimat mendayu
sehingga awan yang putih bersih tak ternikmati olehku
ada kelu yang menderu, menutup mata dari debu
dan terkadang seperti merasa seperti ilalang yang kering
sendiri, dan hanya berteman pohon kaktus berduri

Adakah, seutas tali menantingku dari jeram pusara
Ups,,aku salah menduga
rupanya kabut kian beranjak, menyisakan panorama indahnya
ada gelak tawa, ada tangis yang manis, mungkin dia tengah bahagia
rindu yang tersemat, meski tak harus di ungkapakan "bahwa aku rindu mentariku"
ah,,bukan, terlalu berlebihan, dan yang nyata hanyala sebuah kata "Maaf"
.................

Pojok ruangan
5 Maret 2012. 16.40

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berekspresilah dengan olah kata,dengan keindahan tutur dalam tulisan,,,Karena keindahan adalah Faradis,

Be My Friend

Happy People