Rabu, 07 Juli 2010

Poem #2






--> Hening sendiri <--

Dalam hening, dalam kesendirian mahluk
Ada bulir bening mengalir lembut
Menetes membasuh kusut wajah yang terbalut sendu

Ada haru yang menyeruak
Ada hati yang menderu rindu
Mendayu kata-kata penuh isak
Dalam sepenggal malam yang dijadikannya kawan

Pekat pagi tadi, atau bahkan sudah menjadi fajar
Hatinya masih luluh
Dalam doa yang mengebiri laku
Insyaf akan dosa kemunafikan juga ketidakberdayaan

Kepada siapa lagi
Kepada siapa membawa diri
Hanya seonggok daging yang tak berarti
Juga hati yang terpercik tinta hitam kesilafan

Ya,,,Ghofur,,bukankah Engkau yang Maha Pengampun
Ya,,,Rahman,,,bukankah Engkau pula yang Maha Penyayang
Ya,,,Latif,,,,Kau pula yang Maha lembut

Lembutkan hatiku ya Muqolibbal Qulub,,,
Tundukkan hatiku yang teramat sombong dengan kemewahan mimpi dunia
Atau,,,jika tidak,,Engkau sungguh sebaik-baik pemutus segala kebaikan 
Ampuni hamba dan kami, kita, mereka,,,juga diriku,,

**Ruang terbuka 5x3**, January 28th 2010

By: *Suly Bungsu Kasmaja





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berekspresilah dengan olah kata,dengan keindahan tutur dalam tulisan,,,Karena keindahan adalah Faradis,

Be My Friend

Happy People